"Jangan bilang Kamu sengaja ninggalin oleh-oleh buat Kama itu di Solo," kata Riko sambil menatap wajah Jihan yang sedang mengulum senyum ketika wanita itu selesai berbincang dengan sang suami ditelepon, mereka Baru saja sampai di rumah sekarang dan suster Rini langsung mengajak Kalila ke kamarnya. "Kenapa kamu jadi berburuk sangka gitu sama aku," kata Jihan ringan tidak mau mengakui perbuatannya. "Aku nggak berburuk sangka cuma kelihatan aja dari gelagat kamu, emang segitu ruginya kalau Kama juga dapet oleh-olah diri ayahnya," kata Riko dengan begitu santai membuat Jihan tidak lagi bisa mengelak. "Ya sebenarnya nggak ada ruginya apa-apa, Aku cuma pengen Mbak Niswa dan Kama terbiasa tanpa Mas Ibram, karena kemarin waktu di Solo Mas Ibram janji mau ngasih tahu Mbak Niswa tentang semuan

