Raka tidak bisa mencari keberatan Ara. Pria itu bingung sekali harus mencari di mana lagi. Ia menjadi serba salah. Ponsel Ara juga masih mati sehingga ia tidak bisa menghubungi istrinya sama sekali. Ini benar benar membuat Raka gila “Aku nggak bisa gini terus, Ra. Kamu buat aku gila lama lama,” lirih Raka meneguk sebotol minuman keras yang ia beli. Sekarang Raka berdiam diri di apartemen karena marah kepada mamanya sendiri yang sampai detik ini tidak mengatakan kepada Raka di mana keberadaan Ara. Karena panik dan bingung, Raka jadi tidak bisa berpikir jernih. Ia tidak berpikir bahwa bisa saja Ara berada di rumahnya yang berada di kampung. Raka benar benar tidak memikirkan hal itu. “Aku kangen Cleo, Ra. Kamu tega banget pisahin aku sama dia,” racau Raka. “Cleo, papa kangen,” l

