Entah hanya perasaan Raka saja atau bukan, tapi Ara memang sedikit berubah. Sikapnya saat menyambut Raka pulang kerja, atau saat Ara berinteraksi dengan Raka. Pria itu merasa ada perubahan. Ara jauh lebih dingin, ia juga tidak pernah lagi bersikap manja kepada Raka. Dia seperti menjaga jarak. Itu cukup membuat Raka kepikiran sampai tak fokus bekerja. Sudah dua minggu, tapi sikap Ara tetap sama. Raka juga berusaha untuk bersikap mencairkan suasana saat mereka tampak tegang. Tetap saja tidak ada perubahan. Hal itu membuat Raka frustasi. Seperti saat ini, Raka baru pulang kerja. Ara normal menyambutnya. Mencium tangan Raka, membawakan tas Raka, namun tidak dengan bertanya bagaimana hari Raka. Dia melewatkan bagian itu. “Cleo mana?” tanya Raka. “Main sama Mama di halaman belakang,” b

