*Alfath pov Selesai bekerja aku berniat menghampiri Mikayla di dalam ruangannya, Tapi saat aku masuk kedalam ruangan tersebut sudah sepi, kurasa para karyawan sudah pulang karna ini sudah lewat jam pulang. Kumasuki gerbang rumahnya, kukeluarkan kunci yang kusimpan di dalam dompet. Kemarin aku mengambil kunci cadangannya secara diam-diam sehingga aku bisa membuka rumahnya ini. Pintu coklat itu terbuka, kulangkahkan kakiku masuk ke dalam dan kosong. Disana hanya ada barang-barang tanpa penghuni. Kulangkahkan semakin dalam memasuki rumah. Kubuka kamarnya, dan benar saja tidak ada siapa-siapa. Kamar mandi dan walk in closetnya sudah kosong. "Kurang ajar!" Teriakku frustasi. Jujur saja aku marah besar. Awas saja jika bertemu! Aku akan mengurungnya didalam kamarku, tidak akan membiarkannya ke

