Book 2 02 - Pergilah

1261 Kata

*Author pov Mikayla terdiam cukup lama. Setelah memperkosanya, Alfath berbaring dengan santai disamping gadis malang itu. Tidak ada penyesalan di wajah Alfath meski tahu Mikayla menangis dalam diam memunggunginya yang memeluk tubuh rapuh itu dari belakang. Mikayla merasa hina, tubuhnya seperti seonggok sampah yang dengan mudahnya disetubuhi pria yang tengah memeluknya tersebut. Ia merasa jijik namun tak bisa melakukan apa-apa sebagai bentuk pembelaan untuk dirinya sendiri. Sudah satu jam berlalu saat Mikayla menangis, gadis itu terbangun melepas pelukan Alfath. Selangkangannya terasa nyeri dan sakit. Tubuhnya remuk karna harus melayani nafsu biadap pria yang ia panggil monster tersebut. Mikayla berjalan menuju kamar mandi, ia menghidupkan shower yang berada tepat di atas kepalanya, dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN