*Mikayla Pov Kuketik semua berkas yang menjadi tugasku, tugas yang berkembang biak layaknya amoeba. Tak tahu sampai kapan berakhirnya. Jujur saja hari ini aku lelah dan merasa takut. Semenjak kejadian kemarin sore aku tidak bisa bernafas lega. Jika ada pria memakai jaket hitam aku selalu menghindar tanpa sebab sehingga mau tidak mau aku tidak makan siang hari ini. Meski ketakutanku tidak separah 3 bulan yang lalu tapi tetap saja wajah pria bernama Alfath itu menghantuiku. Dia juga mengancamku dan jujur itu membuatku was was. "Key kita makan siang yuk" ajak Diana teman seruanganku yang juga menjadi teman dekatku di Xaviar group. "Ah tidak Di, aku ingin menyelesaikan berkas ini. Yah sekalian diet" ucapku mengalihkan pandanganku kepada Diana sahabatku. "By the way jangan diet sekarang Key

