Seperti biasa, sekitar jam 6 pagi Elvira terbangun dari tidurnya. Ia pun langsung berjalan ke dapur dan melakukan kegiatan di pagi ini seperti biasanya dengan membuatkan sarapan. Saat ia tengah asyik memasak, terdengar Gempita menyapanya. “Pagi Kak.” “Pagi,” jawab Elvira menoleh dan tersenyum memandang ke arah Gempita. Gempita sangat terkejut kala melihat mata Elvira sembab. Maka, gadis muda itu mendekati dan memastikan sembab mata Elvira dari dekat. “Kak Vira habis nangis ya?” tanya Gempita memegang tangan Elvira. Dimana ia terakhir kali melihat Elvira di pagi hari saat hendak ke rumah orang tuanya. Elvira pun menganggukkan kepalanya. Lalu, Gempita yang penasaran atas sembabnya mata Elvira kembali menanyakan penyebab ia menangis. “Kak, apa ada masalah? Ngomong dong Kak, siapa

