Mobil yang membawa Elvira pun sampai tepat di depan pagar rumah Gilang. Ikhsan yang melihat Elvira tertidur pulas membangunkan anak majikannya. “Non Vira, Non...,” panggilnya berulang kali. Dengan mengerjap-ngerjapkan matanya, Elvira terdiam sesaat, mengusap wajahnya dan memperbaiki rambut dan pakaiannya. Lalu, wanita cantik itu berpamitan pada Ikhsan seraya memberikan uang ala kadarnya. “Makasih Pak Ikhsan, ini untuk beli minuman di jalan. Hati-hati ya Pak.” “Non Vira, jangan seperti ini. Keadaan ibu April lagi sulit. Saya nggak mau teri...” “Terimalah Pak..., Anggap aja saya naik taxi. Juga seharusnya bapak udah pulang ke rumah. Maaf Pak, jadi merepotkan,” imbuh Elvira seolah enggan keluar dari mobil itu saat berbicara dengan Ikhsan. “Non Vira jangan minta maaf seperti itu. A

