Keputusan

1400 Kata

Tak terasa, adzan subuh pun telah berkumandang. Andre terjaga dari tidurnya. Rasa lelah dan kantuk masih menghinggapi dirinya. Saat ia bangun, ia terkejut karena terdapat Revan yang tengah tertidur pulas di sebelahnya. "Revan?" Gumam Andre. "Van… heh, bangun!" Andre mengguncang tubuh Revan pelan. Revan hanya menggeliat khas orang tidur. "Heh, bangun! Ck…" kesel Andre. Revan pun mengerjap dan membuka matanya perlahan. "Kenapa? Hah?" Tanya Revan dengan suara parau khas orang bangun tidur. "Lo kok bisa masuk kesini? Pintunya kan dikunci, jendelanya juga gak bisa karena diteralis. Lo lewat mana?" Tanya Andre. "Ck… berisik Lo! Bangunin gue cuma mau nanya gitu doang. Gue masih ngantuk, nanti aja nanyanya. Bangunin gue kalau udah adzan subuh ya." Ucap Revan dengan setengah sadar dan hendak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN