"Selamat pagi Mas…" sapa Amira yang tengah sibuk mengoles selai pada roti di tangannya. "Pagi sayang." Andre mengecup kedua pipi Amira. "Ini sarapannya, Mas." Amira menaruh beberapa potong roti berisi selai coklat kesukaan Andre di atas piring. "Makasih ya sayang!" Saat mereka tengah asyik sarapan, tiba-tiba bi Inah membawa satu buah kotak berukuran kecil. "Maaf tuan, non. Ini ada paket untuk tuan Andre!" Bi Inah menyerahkan kotak tersebut kepada Andre. "Buat saya? Dari siapa bi?" Dahi Andre berkerut. "Bibi kurang tahu tuan. Tadi, saat bibi sedang menyapu halaman ada kurir yang antar, katanya untuk tuan." "Ya sudah. Makasih ya bi." Bi Inah pun berlalu meninggalkan Andre dan Amira. "Paket dari siapa Mas?" Amira memotong roti lalu memasukkannya ke dalam mulut. "Gak tau nih. Gak ad

