"Aku masih gak nyangka, ternyata om Arya itu anak oma Ratna!" ucap Amira yang berbaring di sisi suaminya. "Ya, aku juga gak nyangka. Tapi kamu harus hati-hati ya sayang!" Amira menoleh ke arah suaminya. "Kenapa memangnya, Mas? Kok aku harus hati-hati!" tanya Amira penasaran. "Ya gak apa-apa. Menurutku semuanya itu sangat tidak masuk akal, sayang!" Andre sudah berganti posisi menjadi duduk bersandar pada kepala ranjang. "Tidak masuk akal gimana sih, Mas?" "Ya, tidak masuk akal aja. Kemarin kita lihat sendiri kan betapa marahnya om Arya kepada oma dan papah kamu, dan tadi siang mereka tiba-tiba saja datang untuk memaafkan semua kesalahan oma Ratna dan papah kamu. Apa itu masuk akal?" ucap Andre. "Hahaha, ya ampun Mas. Kamu ini suudzon aja sih bisanya. Kan tadi kamu dengar sendiri merek

