Kangen

1370 Kata

Sementara itu, Rachel yang sedang berada di kamar tiba-tiba mendapat telepon dari sang ayah. "Hallo yah!" Ucap Rachel saat panggilan sudah tersambung. "Hallo, nak! Gimana kabarmu?" "Baik yah. Ayah gimana?" "Ayah baik. Oh ya, bagaimana rencana kamu? Sudah berjalan sampai mana? Kenapa tidak ada kabar sama sekali?" "Sabar dong yah, Rachel juga kan harus memiliki cara dan bermain cantik. Kalau buru-buru dan gegabah yang ada bisa cepat ketahuan." Ucap Rachel. "Ya ya ya. Ayah mengerti. Tapi kalau bisa jangan terlalu lama ya! Atau jangan-jangan, rencana kamu, kamu batalkan karena kamu sudah terlalu nyaman berada disana!" Ucap Arya menyelidik. "Ayah ngomong apa sih? Enggak lah yah. Aku ingat kok, tapi aku minta ayah lebih bersabar dulu. Ya udah yah, udah dulu ya. Aku takut ada yang denger k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN