Perdebatan Andre dengan Clara

1400 Kata

Pagi hari seperti biasa, Amira sedang menyiapkan sarapan untuknya dan juga Andre. Menata makanan di atas meja makan dengan rapi. "Sudah siap, tinggal nunggu Mas Andre." Gumam Amira sambil tangannya bertolak pinggang. "Oh ya, Mas Andre mana ya? Kok tumben belum turun?" Lanjut Amira. Amira kemudian melangkah menuju kamarnya untuk memanggil suaminya. Pintu kamar tidak tertutup rapat. Saat Amira hendak masuk dan memanggil suaminya, niatnya ia urungkan karena melihat Andre tengah serius berbicara dengan seseorang lewat panggilan telepon. Amira memilih untuk menunggu Andre selesai berbicara. "Bagaimana? Apa Lo sudah mendapatkan nomornya? Gue harus bicara dengannya secepatnya!" Ucap Andre kepada Revan lewat panggilan telepon. "Masih gue cari. Lo sabar dulu lah bro! Memangnya gampang cari nomo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN