Amira masuk ke dalam kamar dengan sedikit merajuk. Ia langsung membaringkan tubuhnya di sebelah Andre. "Temanmu sudah pergi?" Tanya Andre tanpa melihat Amira. "Sudah!" Jawab Amira singkat. "Naik taxi online?" "Diantar sama mang Ujang." Sahut Amira. "Syukurlah." Mengetahui nada suara Amira yang sedang merajuk padanya, Andre menghentikan aktivitasnya. Ia menutup laptop dan menaruhnya di atas nakas. Kemudian, ia membawa Amira masuk ke dalam pelukannya. Merengkuh tubuh Amira yang membelakangi dirinya. "Kamu marah sama aku?" Tanya Andre. Amira tidak menjawab pertanyaan Andre. Rupanya Amira benar-benar marah padanya. "Sayang…" "Hemm…" Amira hanya bergumam. "Kamu marah?" "Nggak!" "Kalau enggak, kok jawabnya ketus banget sih?" "Gak apa-apa!" "Sayang… udah dong jangan marah terus. Ta

