... Hidupku kembali normal. Aku telah mendapatkan apa yang kuimpikan... namun... sekali lagi hidupku terasa kosong. Aku kehilangan tempat yang bisa kusebut rumah. Tanpa kusadari, aku telah jatuh cinta padanya, melebihi nyawaku sendiri. Rumahku adalah tempat di mana dia berada. Hidupku ada di tangannya. Tidakkah ia mendengar jeritan hatiku yang merindukannya? Tidakkah ia merasakan kerinduan yang sama? Aku mencintainya... Aku ingin kembali ke masa lalu... di mana ada satu tempat yang bisa kusebut rumah... rumahku dan rumahnya...our home... Tangis Sam pecah. Rasa rindunya begitu menyesakkan. Yang ada di pikirannya hanyalah satu orang. Dalam dirinya, ia menjerit. Adi. Adi. Adi. Adi.... Adi duduk di depan forum bersama dengan beberapa pengarang lain yang ju

