CHAPTER 76: Novel

606 Kata

            Adi menyetir pajero miliknya ke depan rumah Sam. Apa ini? Ia berhadapan dengan plang yang menunjukkan bahwa rumah yang ada di hadapannya hendak dijual. Ada nomor telepon lengkap dari jasa makelar penjual rumah yang menanganinya. Tadinya ia bermaksud untuk menaruh paket berisi buku terbitannya dan undangan untuk acara peluncuran bukunya secara diam-diam. Ia sengaja memilih datang di siang hari pada hari kerja karena tahu Sam tidak mungkin ada di rumah. Namun, Ia tidak menyangka akan mendapat kejutan semacam ini. Berbagai perasaan berkecamuk di d**a Adi. Apakah Sam bermaksud pergi ke suatu tempat di mana ia tidak dapat meraihnya? Rumah ini sangat berarti bagi wanita itu. Di sini terkubur banyak sekali kenangan Sam tentang ayahnya, tentang keluarga, ketika mereka masih hidup bers

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN