59..

4293 Kata

Aku turun dari sebuah taksi, membayarnya lalu segera bergegas masuk ke dalam restoran. Aku melihat Reynand sedang bercengkrama dengan teman-teman nya. Mungkin disana sekitar delapan orang, aku berjalan ke arah meja sambil menyembunyikan tangan ku di belakang tubuhku sendiri. Karena tidak ingin ketahuan oleh mereka. "Hai Rey, maaf ya lama" sapaku, Reynand menatapku begitupun dengan semua orang. Sedetik kemudian dia tersenyum hangat ke arahku. "Duduk Rey," ujar nya mempersilahkan aku duduk di sampingnya. Restoran ini bergaya modern. Bukan kursi yang menjadi tempat duduknya, melainkan adalah sofa panjang berwarna merah maroon. Tunggu, pandanganku seketika bertemu dengan orang yang sangat aku kenal. Dia sedang duduk di hadapan ku memegang sebuah gelas berisi minuman "Fellicia!" pekik ku m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN