58. Pencarian

3004 Kata

"Maaf, aku percaya kok sama kamu. Aku cuman kaget aja, kirain aku kamu cuman bisa lihat itu aja" Jawab nya, aku langsung mengangguk. Kalau pun tidak percaya ya tidak apa-apa juga sih. Memang kan hal ini susah untuk di jelaskan dengan logika. "Tunggu, tadi kamu bilang kita melupakan sesuatu? Maksudnya?" Tanya alvin. Ah sepertinya Alvin cepat tanggap juga ya. Hanya dia yang fokus pada pembicaraan ku. "Ternyata Putri di perkosa secara bergilir. Bukan hanya pacar nya saja tetapi temen pacar nya juga mencicipi tubuh nya." Aku mulai terisak. Sebenarnya aku tidak ingin menangis. Namun kejadian dimana putri di perkosa sangat jelas terlihat di pikiran ku. Bayangan itu seperti siluet, terus menerus berputar di otak ku. Apalagi dengan sadisnya mereka menyayat bagian sensitif tubuh putri padahal w

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN