Yura pun menunggu kedatangan Deren. Lelaki yang selama ini datang dan menambah masalah, dia pikir Yura gak banyak masalah satu-satu saja belum terpecahkan sama sekali sekarang lelaki itu kembali dan bilang ke Andra kalau Yura hamil anaknya. Kalau udah ketemu Yura mau jambak rambutnya Deren dan benar saja Yura yang masih meminum Americano melihat ke arah lelaki berjas navy datang menghampirinya dengan senyuman tanpa rasa bersalah. "Duduk!" Perintah Yura karena sudah kesal akhirnya dia menjambak rambut Deren dengan keras lalu keluar dari cafe. Deren yang di perlakukan seperti itu kaget dan langsung ikut keluar menghampiri Yura yang masih kesal. "Kamu kenapa sih?" Deren merapikan rambutnya dan Yura menatapnya penuh dengan kekesalan. "Pake nanya lagi, udah jelas kamu salah." "Ya salah a

