Suara ketukan pintu dengan keras membangunkannya untuk membukakan pintu. "Astaghfirullah, Andra!" Dengan cepat Yura menutup pintu karena kaget saat melihat Andra yang tidak memakai pakaian atasan hanya memakai celana pendek. Yura sempat melihat perut Andra yang terekspos apalagi perutnya sudah terlihat kotak-kotak. Yura aja langsung istighfar liat Andra buka pintu dengan tubuh berotot itu. "Kukira balon eh ternyata roti sobek." Bagaimana dia tidak terkejut saat melihat Andra seperti itu padahal tadi Yura sudah siap ingin memarahinya. "Baru tau?" Jeana yang dari dapur menghampiri Yura yang berdiri di depan pintu kamar Andra. "I..iya." "Jangan bilang kalau kamu baru tau kalau Andra itu setiap ada waktu sering ke gym." "Serius?" "Seriuslah." Yura gak ada hentinya bilang waw sampai

