Maureen mulai mengalami sesi mengidam. Di mana dia ingin makan sesuatu di jam yang tidak rasional. Sebagai suami yang mencintai istrinya, Kings berusaha memenuhi kebutuhan istrinya. Jarum jam yang terpajang di sudut dinding menunjukkan pukul empat dini hari. Tapi mata Mo sudah terbuka penuh. -Kayaknya makan nasi kuning enak deh- batin Mo Diliriknya sosok lain yang masih tertidur pulas di sampingnya. Kings masih tidur terlungkup tanpa memakai baju atasan. -Bangunin kali ya- Sempat tak tega menganggu waktu tidur suaminya, tapi Mo pengin sekali makan nasi kuning saat ini. Pergumulan batinnya dimenangkan oleh keinginannya. Dia menggoyangkan bahu suaminya yang telanjang untuk membangunkan Kings. Tubuh suaminya mulai bergerak. Mo tersenyum simpul memperhatikan suaminya mengumpulkan nyawa

