Belakangan ini hidup Maureen seperti roller coaster yang membuat perasaan hatinya campur aduk. Maureen semakin melankolis sejak mengandung. Air matanya kerap keluar di saat dia merasa tersentuh. Seperti saat ini, dia tengah menanti kelahiran keponakan keduanya yaitu bayi yang dikandung Ivo. "Kamu kenapa malah menangis, Mo?" tanya Inggrit menepuk pundak adik bungsunya. Di lobi rumah sakit, keluarga besar Tan sudah berkumpul. Terlihat papa dan mama Tan yang duduk berdampingan di ujung lobi. Sementara Inggrit membawa Mo ke kantin rumah sakit. "Mo takut melahirkan, Kak. Lihat saja kak Ivo yang sudah sejak semalam di kamar inap tapi belum melahirkan." Terdengar isakan pelan yang lolos dari mulut Mo. Kings yang duduk tidak jauh dari istrinya hanya bisa menghela napas panjang. Sejak

