Hubungan pernikahan Mo dari hari ke hari terasa semakin gersang. Dia seolah menipu dirinya sendiri hingga mengubur semua masalah agar pernikahannya tampak baik-baik saja. "Mo, kenapa sikap kamu semakin aneh saja," tanya Kings suatu malam setelah menuntut haknya sebagai suami namun ditolak oleh Mo dengan alasan lelah. Tangan Mo terulur untuk mengusap sayang pipi kiri suaminya. "Aneh bagaimana. Aku memang lelah Kings. Setelah seharian membantu mama Desi di dapur," dusta Mo menatap suaminya dengan pandangan memuja. Hari belum terlalu larut. Jarum jam baru menunjuk angka sepuluh. Kings memegang ponselnya tengah men-searching di google apa yang ingin dia ketahui. Mo tengah terbaring nyaman di atas ranjang, samping Kings. "Sampai kapan kamu terus-menerus berniat menghindari sentuhanku.

