Part 41. Tumbal

1192 Kata

"Papa malam-malam begini mau ke mana, Pa?" tanya Sasmita. Posisinya saat ini tengah asik menonton televisi di ruang tengah. Ia mendapati sang suami baru saja turun dari lantai atas dengan tergesa-gesa. "Papa mau nengokin Nak Arief, Ma. Tadi Ustadz Ramdan nelpon papa, kasih kabar kalau ada hal buruk yang baru saja menimpa Nak Arief. Nak Arief habis kena guna-guna, Ma. Ini baru saja ditangani sama Ustadz Ramdan," jelas Fadlan. "Apa?! Nak Arief diguna-guna orang, Pa?! Terus sekarang kondisinya gimana? Mama ikut ya, Pa. Mama pengen tau keadaan si Arief gimana," rengek Sasmita. "Ya sudah kalau Mama mau ikut. Siap-siap dulu sana. Papa tunggu sambil manasin mobil. Sekalian Rinka diajak juga, Ma," imbuh Fadhlan. "Baik, Pa." Sasmita bergerak menaiki anak tangga. Pertama-tama ia menuju ke ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN