Rinka sama sekali tak paham kenapa Arief tiba-tiba marah padanya. Padahal, ia hanya sekedar mengutarakan ide yang baru saja terlintas di kepalanya. "Kok kamu ngatain aku gila, sih? Aku kan cuma sekedar kasih saran," bela Rinka. "Saran kamu adalah saran yang gila. Kamu minta kita begituan tanpa adanya ikatan pernikahan. Kamu anggap aku laki-laki macam apa, Rin? Laki-laki penganut one night stand? Aku memang bukan perjaka lagi, tanpa bukan berarti aku bisa dengan mudah berhubungan intim dengan seorang wanita tanpa punya ikatan apa-apa, ya!" Sambil bersungut-sungut, Arief mencoba menjelaskan bagaimana kepribadiannya. Tanpa sadar ia tak sengaja keceplosan memberitahu Rinka tentang statusnya yang sudah tidak perjaka lagi. "Tunggu, tunggu. Kamu bilang apa tadi? Kamu udah nggak perjaka lagi

