"Nggak usah ditambahi lagi, Sam. Udah dibikin bonyok sama Abang." Ujar Ian saat Samudera memaksanya mendatangi Andra. Ian pun juga tahu kalau Andra di rawat di rumah sakit yang sama dengan Fara. Dari rekan sejawatnya Ian tahu bagaimana kondisi laki-laki itu pasca di habisi oleh Al. Sam menghela napas. Emosinya butuh penyaluran. Mendengar cerita tentang Fara benar-benar membuatnya marah besar. Bahkan lebih marah dari Al. Jika ia bisa bertemu Andra, Ian ragu Sam pasti ingin menghabisi laki-laki itu tanpa jeda. Apalagi saat sekolah dulu, ia adalah atlet karate yang cukup sering menyabet medali kejuaraan. "Lo mau jadi sparring partner gue?" "Heh?" Ian bergidik. "Ogah! Yang ada malah gue yang lo bikin bonyok. No, thanks!" Akhirnya Ian meminjam fasilitas olahraga rumah sakit yang digunakan S

