Angkasa POV Aku seperti sedang bermimpi, mimpi yang buruk sekali. Tentu saja sedikit merasa aneh dengan semua kejadian ini. Kejadian ini seolah terulang, mengulang kejadian 2 tahun yang lalu. Tentu saja kejadian dimana Putri jatuh sakit dan berujung pada perpisahan kami. Putri sakit sesudah terbang tandem bersuka ria bersamaku. Sylla juga sakit sesudah melakukan itu. Dulu, aku juga duduk cemas di depan ruang UGD menunggu kepastian Putri sakit apa. Sekarang juga begitu. Sedari tadi aku cemas sambil meremas tas kecil kesayangan Sylla. Hatiku rontok karena menebak-nebak Sylla sakit apa. Walau mama berusaha menenangkanku di samping, itu tak berpengaruh. Jujur, aku terpenjara dalam ketakutan yang sama sekarang. Aku takut Sylla akan meninggalkanku seperti Putri.

