Fernan melangkah memasuki, kantor kepolisian setempat. Disana dia disambut oleh Chief Houston, kepala kepolisian yang merupakan teman William. Karena dia juga Fernan bisa menangkap Arnold dengan mudah. "Bagaimana Tuan Houston perkembangan Arnold?." Tanya Fernan to the point. Houston menyunggingkan senyumnya menatap pemuda didepannya itu. "Tenang saja Anta, semua bukti sudah di tangan dan semua bukti memberatkan Arnold, kuta tinggal menunggu persidangan Arnold 2 minggu lagi." Kata Houston menerangkan. "Apa persidangannya tak bisa dipercepat? Aku harus sudah kembali ke Indonesia malam ini." Kata Fernan sambil mengerutkan keningnya. Dia ingat janjinya pada Lina. Dia harus pulang cepat-cepat. Dan 2 minggu itu waktu yang lama, untuknya. "Kenapa buru-buru nak? 2 minggu sudah waktu tercep

