42

1825 Kata

"Dio itu..." Mereka semua penasaran dengan kelanjutan perkataan Anta. "Dia itu... Mungkin kembaranku!." Kata Arland dengan ekspreai yang dibuat sepolos mungkin, membuat William juga Jonathan ingin tertawa keras. Jika tak ingat dimana mereka sekarang. Mereka disana menatap Anta tak percaya, menganggap Anta gila dengan perkataannya barusan. Termasuk Dio yang menganggap suami dari Lina itu kurang waras. "Kenapa? Kalian tak percaya?" Tanya Arlan. "Tentu saja! Mana ada saudara kembar lahir dari rahim yang berbeda anak muda, sepertinya kau sudah gila." Sahut salah satu petinggi disana menjawab. Arland mengetukkan telunjuknya diatas dagunya. Seolah-olah dia sedang berfikir. "Benar juga, lalu... Kenapa kami memiliki kesamaan? Apa kebetulan saja?." Tanya Arland memberikan teka-teki.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN