Mungkin Kamu Benar

1493 Kata

Erika mencoba menghubungi Ruben, tapi hpnya tidak aktif. Ia mulai mondar-mandir di ruang tamu. "Ma, duduklah!" seru Dennis. "Ke mana adikmu pergi, apa orangmu nggak ada yang menemukannya?" tanya Erika cemas. "Aku sudah menyuruh mereka mencari, tapi sejauh ini belum ada jejak!" "Suruh mereka mencari sampai dapat, Mama nggak mau tahu!" kesalnya. "Mungkin untuk sementara biarkan saja Ma, Ben butuh waktu untuk pulang." "Bagaimana kalau adikmu nggak mau pulang!" seru Handy. Dennis menoleh papanya. "Bagaimanapun caranya kamu harus menemukan dia, dan bawa dia pulang. Kalau perlu dengan cara paksa!" Sambungnya. Dennis terdiam, ia sekarang malah yang mengalami dilema. Di satu sisi orangtuanya memaksa untuk berpendapat sama, di sisi lain ia kasihan melihat adiknya seperti itu. Artika

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN