75. Istana Megah

1473 Kata

Tidak terasa Mentari sudah berada di bandara yang dulu pernah dihampirinya, yaitu tempat di negara dia akan tinggal bersama sang suami. Bagi Mentari pindah dari satu tempat ke tempat lain sangat mudah beradaptasi, sebab dia memang sudah terbiasa semenjak dia kecil. Akan tetapi kali ini berbeda, seperti ada beban yang menurut relung hatinya. Mentari masih teringat keluarganya yang meneteskan air matanya saat melepas kepergiannya, apalagi sang ibunda yang memeluk erat seakan tak rela membiarkan Mentari pergi. Akan tetapi Mentari juga tidak tahu, ada dorongan apa yang membuat dia mulai yakin untuk bersama Nick. Walaupun masih tersimpan rasa kesal tetapi juga mulai ada getaran rindu. Di sana sudah ada beberapa pengawal yang menunggu mereka, Mentari tidak kaget sebab memang Nick pemuda ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN