"So, Kay ... setelah lo menghilang tanpa jejak. Sekarang kami menuntut penjelasan!" tuntut Sisi, Wulan dan Tia tanpa ampun lagi. Memang, sejak mereka membubarkan diri jumat malam kemarin, Kayla benar-benar lenyap bagai ditelan bumi. Chat dan telpon dari Wulan, Tia dan Sisi yang penasaran, tak ada yang dibalasnya. Jangankan di balas, dibaca pun tidak. Lani terkekeh di meja sambil membuka kotak makan siangnya. "Sabar gaes, biarkan Bu CFO kita tarik nafas dulu dong, dia baru juga duduk udah dicecar aja." Kayla mendengus pelan, ia paling tidak suka candaan tentang status seperti itu. "Iya, iya! Kita akan bahas itu hari ini dan hanya hari ini. Besok-besok jangan ada lagi pertanyaan menyangkut hal ini." Kayla membuka kotak makan siangnya yang kali ini ia pesan melalui ojek online. "Silahkan,

