"Kenapa gak boleh? Kita cuma berlima doang, cewek semua lagi. Aku udah jarang banget kumpul ama mereka, Mas. Hari ini juga sekalian merayakan ultahnya Lani. Boleh ya?" Kayla menyandarkan bokongnya di meja kerja Agastya, antara berdiri dan duduk. Ia mencubit-cubit lengan kemeja Agastya yang tergulung hingga di bawah sikunya, meminta perhatian dari Agastya yang sudah masuk jam makan siang namun tetap saja sok sibuk. Tepat awal jam makan siang tadi, Kayla sudah berada di ruangan Agastya mengantarkan bekal makan siang pesanan pria itu. Niatnya sekalian meminta izin untuk pulang sendiri nanti sore, karena sepulang kerja, ia dan teman-temannya akan merayakan ultah Lani. Namun ternyata Agastya merasa keberatan dan tak memberikan izin. "Lokasi hang out kalian gak ada yang lain? Cheers itu club k

