Bab 24. Confession

1068 Kata

"Siapanyaki' iye (Anda keluarga, Pasien)?" Laki-laki berseragam putih di ruang unit gawat darurat mendatangi Asma. Dia memang menunggu di depan ruangan. Asma tidak tega. Tangannya sampai bergetar. Hatinya bagai tersayat sembilu ketika mendengar Ardi yang masih saja meraung-raung, laki-laki itu pasti sangat kesakitan. "Saya ... Istrinya." Asma berdusta, tak apa 'kan? Dia hanya tak ingin, dokter itu tahu apa yang telah dilakukan Ardi padanya. Laki-laki itu pasti akan dilaporkan Polisi jika dia berkata jujur tak ada hubungan. Pejuh Ardi mungkin masih ada yang menempel di celana Asma, bercampur darah tentu. Bisa saja, di celana Ardi juga ada. "Butuhki tanda-tanganta (kami butuh tanda tangan, Ibu)." Asma terkinjat, entah sudah berapa kali, dia dibuat kaget untuk semua hal yang berhubungan de

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN