Bab 27. Lulus juga

1037 Kata

"Ma-af-kan Bapak, Put." Ardi kembali terisak. Hanya tiga kata yang bisa laki-laki itu ucapkan, semuanya teredam isakan tertahan. "Ba-pak me-nye-sal. Bapak ikhlas ka-lau Puput ingin mela-porkan ke Polisi." Kepala Ardi menengadah, menyalang pada langit-langit putih. "Se-harus-nya sa-ya ingat—" "—dendam tak menyelesaikan masalah." Revalia memotong ucapan Ardi, melanjutkan seperti kata-kata yang diucapkan Asma. Kepala Ardi kembali menoleh ke samping, menatap tak mengerti. "Saya pengin ketemu Bapak, hanya ingin bilang itu." Revalia tercenung, ada beberapa saat lamanya dia diam. Sedangkan Ardi masih memasang raut wajah keheranan. "Seseorang bilang ke saya, 'Dendam tak menyelesaikan masalah'. Apa yang pernah Bapak lakukan di masa lalu itu sudah saya maafkan." Revalia tersenyum, menanggapi bias

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN