MUNDUR ADALAH PILIHAN TERBAIK "Berkali-kali mencoba namun gagal, berulangkali meyakinkan namun keyakinan itu tak kunjung bisa dipatahkan. Pilihan berikutnya mungkin mundur. Satu-satunya pengorbanan yang ‘kan membunuh milyaran harapan." —Dante Abraham— *** Eok harinya, sore datang menjelang. Menuntut banyak janji yang seharusnya ditepati. Seperti halnya Anin yang sejak setengah jam lalu, sibuk mempersiapkan diri untuk bertemu dengan Friska. Seperti permintaan Dante, melalui pesan singkatnya yang masuk ke ponsel Anin kemarin. Dante bilang, Friska merindukannya, terlepas benar atau tidaknya, Anin tidak peduli, yang jelas ia juga merindukan sesosok ibu untuk dipeluk dan dikunjungi. Bukan hanya tanah makam yang sudah ditumbuhi rerumputan, yang tidak bisa dipeluk dan diajak berteman

