BAB 26

1725 Kata

DI AMBANG KEHANCURAN   "Hadirnya tak dapat diduga, sekali menampakkan diri dunia sukses porak-poranda." —Anindita Maheswari—   ***   Varon menatap heran Ziva yang tengah mencoba menghentikannya. Kali ini Ziva tak main-main dengan ucapannya, dia bilang ingin Varon melepaskan Anin. Namun bukan Varon namanya kalau akan menuruti permintaan gadis tersebut sementara ia sudah susah payah mendapatkan umpan yang menarik. "Gue bilang lepasin Anin," ujar Ziva lagi, membuat Vani melepaskan cengkeramannya dan mundur beberapa langkah. Vani mulai ketakutan, khawatir masalah ini akan menjadi bumerang untuk dirinya dan Ziva, terutama Anin sendiri yang saat ini sedang dipertaruhkan. "Nggak semudah itu dia bisa lepas dari gue. Thanks udah mau bantu, Nona Ziva Oktaviana. Dengan adanya Anin, gue pasti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN