Pencarian Andreas masih berlangsung. Setelah ke indekos Meggly dan tidak ada tanda gadis itu ada di sana, dia bergegas ke apatemen Gisel. Dia berharap Meggly di sana, seperti waktu itu saat gadis itu masih menghindarinya. Kini, Andreas sampai di apartemen Gisel. Dia langsung memencet bel tak sabaran. Namun, dia sama sekali tidak mendengar tanda-tanda ada orang di dalam. Terpaksa Andreas memencet tombol pin. Meggly pernah berdiam diri di apartemen itu, Andreas yakin gadis itu melakukan hal yang sama. “Meggly.” Panggil Andreas setelah masuk ke ruang tamu. Dia mengedarkan pandang, hampir seluruh ruangan terlihat gelap. Andreas melangkah semakin dalam, ruangan semakin gelap dan sunyi. Arah pandangnya lalu tertuju ke pintu yang masih tertutup rapat itu. “Sayang!!” panggilnya dengan suara pe

