Rasanya Meggly tak bisa lagi menghindari Andreas. Lelaki itu tiba-tiba masuk ke apartemen Gisel dan mengajak Meggly jogging. Padahal, Meggly berniat malas-malasan saja di hari Minggu. Namun, sepertinya Andreas tak akan menyerah begitu saja. Lelaki itu langsung menggendong Meggly ke arah kamar mandi dan menunggu gadis itu di depan pintu. Tindakan itu tentu membuat Meggly tak berkutik. Dia akhirnya mengiyakan ajakan Andreas, dengan syarat lelaki itu tak perlu menunggunya di depan pintu. Tak nyaman saja ketika ada lelaki menunggu di depan itu, terlalu berbahaya. Sekarang, Meggly telah siap dengan celana kain berwarna hitam dan kaus putih polos. Gadis itu mencepol rambutnya, agar tak menghalangi saat jogging nanti. Setelah puas dengan penampilannya, Meggly keluar. “Ayo!” ucapnya ogah-ogahan

