32 Epilog

373 Kata

Hari ini … Mobil itu sebentar lagi akan sampai di pekarangan rumah Salim. Anas melihat ke sebelah, istrinya masih tidur dengan bangku yang sengaja di mundurkan ke belakang. Pulas sekali rupanya, sejak satu jam yang lalu Zanna belum membuka matanya. Lima menit kemudian, mobil itu telah sampai di depan rumah orang tua Zanna. Anas mematikan mesin mobilnya, menengok ke sebelah dan ia tersenyum. Istrinya sudah bangun, duduk tegap, matanya menatap beranda rumahnya sendiri. Ada perasaan hangat yang menyelimuti dadanya. Ia rindu abah dan ibunya, rindu semuanya. “Aku baru mau banggunin kamu.” Ucap Anas, ia melepas seat beltnya. Tok … tok … Zanna dan Anas keget, mereka menoleh ke sebelah. Seseorang membuka pintu mobil itu, tersenyum cerah sambil membawa anak kecil dalam gendongan. Zanna segera

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN