Bianca terbangun saat jam menunjukkan pukul setengah enam pagi. Ia melirik ke samping dimana suami tampannya masih terlelap tidur dengan sebelah tangan yang memang selalu rutin berada di pinggangnya. Seulas senyuman terukir diwajah cantik Bianca, ia memajukan wajah mencium dahi Dewa sebelum akhirnya beranjak turun dari ranjang dengan sebelumnya menyingkirkan secara perlahan tangan Dewa dari pinggangnya. Sambil mencepol rambutnya ke atas Bianca keluar kamar menuju dapur. Ia harus segera menyiapkan sarapan untuk suaminya. Hari ini adalah hari pertama bagi Bianca setelah memutuskan resign dari tempatnya bekerja. Tekadnya sudah bulat untuk resign dan memilih menjadi ibu rumah tangga. Tentu rekan-rekan kerjanya di rumah sakit sangat kaget begitu mendengar kabar Bianca yang memilih resign. Namu

