31. Dejavu

1553 Kata

Sarah duduk di nurse station sambil meregangkan tubuhnya. Ia melirik jam di pergelangan tangan. Sudah masuk waktunya makan siang, tapi ia sedang malas untuk berjalan ke cafetaria rumah sakit. Beberapa teman baru mengajaknya, tapi ia hanya menggelengkan kepala. Karena masih baru mutasi di rumah sakit ini, dirinya belum memiliki banyak kenalan. Memang sudah menjadi peraturan di Marina Hospital, yang memang memiliki cabang di berbagai kota bahkan luar negeri untuk me-rolling para pegawainya. Dua orang perawat senior Sarah masuk ke dalam Nurse Station. Sarah tersenyum sopan kepada mereka berdua. "Kok tidak makan siang, Sar?" tanya salah satu dari perawat itu. Namanya Siska. Sarah melihat dari nametag-nya. "Belum lapar, mbak," jawab Sarah sambil tersenyum, "Mbak juga gak makan siang?" "La

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN