Reyna bergeming untuk waktu yang lama, sampai akhirnya gadis itu mengangkat kepala dan bertanya pada Fan. "Kau bisa?" Tatapan penuh percaya itu Reyna pancarkan untuk pria di hadapannya. Fan mengerjap sekali, senyumnya terukir indah. Untuk pertama kalinya Reyna melihat ada yang beda dari senyuman itu. Untuk pertama kalinya juga Reyna melihat ada yang spesial dari bentuk wajah dan rambut Fan yang sangat khas, acak-acakan, tapi tampak menggoda. "Serahkan padaku," ucap Fan. Segera dia mendarat di kursi kerjanya, melakukan sesuatu yang membuat Reyna percaya. Tanpa sadar, Reyna menggigit bibir bawahnya, menahan senyum. Beruntung saat ini Fan tidak melihatnya. Kalau pria itu lihat, sudah pasti Reyna akan menonjoknya karena pria itu membuat wajahnya bersemu. "Apa kau sudah memiliki paspor

