20. Menjadi Seperti Mama

1361 Kata

Pesawat yang ditumpangi oleh Fan dan Reyna akhirnya berangkat. Selama penerbangan itu, tampak Reyna yang sedikit resah. Dia tidak percaya jika dirinya pergi bersama seorang pria. Reyna melirik pria di sebelahnya. Tampak Fan yang sedang bersandar dengan mata terpejam, kedua tangannya terlipat di depan perut. Melihat pria itu, membuat Reyna teringat obrolannya dengan sang papa semalam. Sebelum Reyna benar-benar tidur malam itu, dia sempat meraih ponselnya untuk menghubungi Zein. Dia merasa tidak tenang, itu sebabnya dia memutuskan untuk menelepon. Setidaknya, Reyna ingin bercerita sedikit pada papanya. Panggilan tunggu terdengar beberapa kali sampai akhirnya pria di seberang sana menjawab telpon. "Halo." "Halo, Papa." "Kenapa kau menelepon malam-malam? Kau butuh uang?" Reyna terkek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN