37. Serangan Tak Terduga

1021 Kata

Mereka sudah hampir tiba di penghujung acara. Melodi indah yang menjadi musik pengiring di resepsi pernikahan itu bergelayun merdu. Tamu undangan dan segenap keluarga, juga kedua mempelai sedang menikmati hiburan. Setelah tadi mereka menikmati hidangan yang disediakan, kini mereka berdansa ria. "Kau salah jika mengajakku berdansa, aku tidak bisa," ucap Reyna yang saat ini sedang menjadi objek yang terpaksa mengikuti gerakan tangan dan kaki Fan. "Bergerak saja ke mana pun kau mau, lagipula ini bukan pertunjukan resmi," ujar Fan, bahkan dia juga tidak peduli dengan gerakannya. Dalam satu tarikan napas, Fan memutar tangannya di atas kepala Reyna, membuat gadis itu berputar layaknya pedansa profesional. Reyna terkejut dengan gerakannya sendiri, sebuah pose yang tiba-tiba ia lakukan sedeti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN