Tiga Puluh Empat

1532 Kata

*Author's POV* Davino memilih untuk menahan dirinya pergi dari pesta itu. Walaupun kepalanya sudah sangat pusing, ia mencoba untuk menahan amarahnya yang sudah terasa di ubun-ubun. Laki-laki itu tahu, jika ia bersikeras meninggalkan tempat itu lalu menuju apartemennya, bisa jadi Apartemennya yang akan porak poranda akibat kelakuannya. Ashley mendekati laki-laki itu dan menyodorkan sebotol bir ke arah Davino. Suasananya memang sangat ramai, tapi untuk keduanya, seolah tidak ada suara di sekitar mereka. "Jadi kita memandang kepada dua orang yang sama sejak hari itu. Siapa wanita itu?" tanya Ashley datar. "Siapa laki-laki itu?" Davino malah bertanya balik pada Ashley, membuat Ashley jadi memutar bola matanya. "Hey, bodoh! Makanya, bergaul lah Tuan anti-sosial. Dia Cello Sky, pemilik jari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN