*Lian POV* Meski aku sedang kacau karena kejadian kemarin. Tapi, aku senang karena Kak Davino tidak memarahiku. Aku tahu aku salah dan bodoh untuk karena tidak waspada atas tingkah laku Leon yang aneh. Sungguh pertemuanku denga Leon adalah hal yang diluar rencanaku. Tingkahnya yang buruk juga diluar kendaliku. Aku pikir dulu Leon menyakitiku karena ia begitu cemburu. Aku bisa memakluminya karena memang hubungan kami sedekat itu. Tapi, kali ini hubungan kami tak lagi sedekat dulu dan kecemburuannya membuatku jadi begitu takut akan sikapnya. Temperamennya sungguh buruk. Dia tak mencintaiku, dia terobsesi denganku! Mengerikan. Tok.. Tok.. Tok.. Suara ketukan pintu mengalihkan pandanganku. Aku beranjak menuju pintu dan menemukan Mama di balik pintu dengan senyuman teduhnya. "Hai anak band

