Dua Puluh Tiga

2018 Kata

*Author's POV* Lian membuka pintu dengan perasaan campur aduk. Ia melihat ke arah video intercom yang terpasang. Ternyata Kellen ada disana. Pasti dia ingin menjemput Kakaknya untuk berangkat kerja. Lian mencoba mengatur nafasnya sebelum membuka pintu. Ia sadar betul pasti saat ini mukanya sangat merah. Segera ia buka pintunya untuk mempersilahkan Kellen masuk. "Hai Kak." "Haaaii... Liii.." sapaan ceria Kellen berubah saat melihat betapa berantakannya dan merahnya muka Lian. Seperti ada yang aneh di wajah Lian, tapi dia tidak tahu apa yang salah. Keningnya jadi mengernyit. "Masuk Kak," ucap Lian salah tingkah saat diperhatikan oleh Kellen. Kellen mengangguk lalu mengikuti langkah Lian. "Lo sakit, Li? Atau lo baru bangun tidur ya? Berantakan banget." Lian tidak menjawab dan tidak meno

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN