Dengan kecepatan penuh, nyaris menyamai pembalap profesional, Rizan mengendarai mobilnya menuju rumah Cecillia. Laki-laki itu baru saja mendapat kabar dari Harlan bahwa Cecillia sudah tiba di rumah sejak satu jam yang lalu dan meminta maaf kepada Rizan karena baru bisa mengabari laki-laki itu sekarang. Keadaan Harlan yang sedang tidak enak badan membuat laki-laki itu lupa memberi kabar pada Rizan dan Rizan memakluminya. Saat ini, yang dibutuhkan oleh Rizan adalah Cecillia. Meskipun Harlan mengatakan bahwa sang Kakak baik-baik saja, masih utuh, lengkap dan tidak kekurangan satupun anggota tubuhnya, tetap saja Rizan ingin memastikan dengan mata kepalanya sendiri. Bunyi ban berdecit membuat Cecillia yang baru saja keluar dari dalam kamarnya dan nampak sedang mengeringkan rambutny

