Keluarga Aure berusaha mengikhlaskan kepergian Aure, sangat sulit untuk dilakukan tapi merekan terus mencobanya bahkan mamanya yang selalu teringat Aure bahkan dia masih belum menerima jika anaknya sudah pergi. Dia selau mengingat bahwa anaknya masih hidup sampai saat ini “ndRew banguni Aure, ini sarapannya udah jadi jangan lupa obatnya bawa juga”dan Andrew hanya menggelengkan kepalanya “mah, Aure udah nggak ad amah”ucap Andrew menerangkan “nggak kamu pasti bohong, Aure Aure anak mama jangan tinggalin mama” dan mamanya kembali menangis meraung raung. Hingga dua bulan ini mamanya masih terus seperti itu. Hingga suatu saat mamanya bertemu Aure didalam mimpinya, ia melihat Aure tersenyum padanya dia sangat cantik bahkan seperti bidadari Aure menghampiri mamanya dan memeluknya “mah,

